Label 3

Minggu, 23 Februari 2014

Kreatifitas Diri

Kreatifitas Diri

Indonesia merupakan suatu negara dengan berbagai sumber daya, baik itu berupa sumber daya alam maupun sumber daya manusianya yang berlimpah. Selain itu indonesia juga merupakan negara yang sangat strategis untuk melakukan perdagangan internasional. Dengan berbagai keunggulan yang ada ini seharusnya Indonesia mampu memanfaatkannya dengan baik untuk mensejahterakan rakyatnya. Tak hanya itu saja indonesia yang merupakan salah satu negara tropis dengan keanekaragaman flora dan fauna serta berbagai keindahan alamnya yang seharusnya mampu dimanfaatkan indonesia sebagai salah satu sumber devisa negara yakni berupa pariwisata.
Namun kenyataan berkata lain, faktanya dengan berbagai keunggulannya Indonesia belum mampu menjadi negara yang maju. Selain itu tingginya angka pengangguran juga berakibat pada perekonomian masyarakat Indonesia yang sebagian besar masih di bawah garis kemiskinan. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi belum mampu menjadi tolok ukur bagi kesejahteraan rakyat Indonesia, hal ini dikarenakan pertumbuhan ekonomi tersebut belum merata dan sebagian besar belum bisa dirasakan oleh rakyat miskin. Sehingga muncul suatu istilah unik  yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin”. Ironi memang jika melihat kekayaan sumber daya yang dimiliki indonesia dengan kenyataan yang terjadi di negeri ini.
Masalah ini sebenarnya bukanlah masalah yang baru bagi kita. Tidak sepantasnya pula kita menyalahkan pemerintah dalam masalah ini, karena pada hakikatnya pemerintah juga manusia yang sama seperti kita. Lagipula masalah ini adalah masalah negara Indonesia yang seharusnya semua rakyat Indonesia dapat tirut serta dalam mencari solusinya. Kita sebagai mahasiswa dan juga generasi muda sudah seharusnya dapat memikirkan masa depan bangsa kita. Dengan segala kemampuan dan ide kreatifitas kita, sudah seharusnya pula kita bisa mencari solusi dari masalah ini.
Di sini saya akan mencoba menganalisa satu dari sekian banyak masalah yang sedang dialami bangsa ini, yakni maslah ketenagakerjaan. Banyaknya tenaga kerja yang dimiliki negara ini serta tidak dibarenginya dengan jumlah lapangan kerja yang tersedia membuat tingginya angka pengagguran yang ada di Indonesia. Pengangguran juga akan berimbas terhadap munculnya masalah-masalah lain, seperti kemerosotan moral, kriminalitas, dan banyak kasus-kasus lain. Program-program yang telah dijalankan pemerintah nampaknya belum begitu efektif bagi ketenagakerjaan Indonesia. Bahkan ada yang menyebut bahwa Indonesia adalah negara buruh/ pekerja.
Bukan hanya masalah pengangguran yang terjadi pada ketenagakerjaan di Indonesia. Tingginya tenaga kerja di Indonesia membuat nilai tenaga kerja Indonesia menjadi rendah. Hal ini mengakibatkan suatu masalah baru, yakni eksploitasi tenaga kerja atau perbudakan buruh yang saat ini menjadi sorotan publik dan berbagai media. Banyak faktor yang sebenarnya menyebabkan masalah ini. Tidak hanya rendahnya nilai buruh, kurangnya pengawasan dari pemerintah serta adanya campur tangan dari berbagai oknum yang tidak bertanggung jawab baik itu dari kepolisian maupun birokrasi.
Melihat masalah ketenagakerjaan yang begitu kompleks di atas perlunya adanya suatu solusi yang nyata dan sesuai. Maka dari itu perlu adanya kajian khusus untuk mencari solusi dari masalah ini. Banyak sekali sebenarnya solusi yang dapat ditawarkan untuk mengatasi masalah ini. Dari penekanan pertumbuhan penduduk melalui program KB (Keluarga Berencana) maupun program perbaikan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program yang telah dicanangkan pemerintah. Hal ini tinggal bagaimana kita menanggapi program-program pemerintah tersebut, apakah kita mendukung atau tidak.
Ada banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mengatasi masalah ini. Potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki bangsa Indonesia seharusnya mampu untuk dioptimalkan dalam rangka mencapai kesjahteraan rakyat. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia adalah dengan melalui pendidikan. Sistem pendidikan yang berlaku di Indonesia saat ini nampaknya belum efektif dan efisien untuk memperbaiki SDM bangsa ini.
Pendidikan yang berlaku di Indonesia dilaksanakan seakan hanya sebagai salah satu megaproyek pemerintah. Sehingga dalam sistem pendidikan ini setiap siswa maupun mahasiswa dipaksa untuk mengikuti segala aturan dalam kurikulum yang telah dibentuk pemerintah. Oleh karena itu, sudah saatnya untuk dilakukan perubahan sistem pendidikan Indonesia yang berlaku saat ini. Jangan sampai pendidikan di Indonesia hanya menjadi megaproyek pemerintah.
Alangkah baiknya jika sistem pendidikan yang berlaku di Indonesia diubah dengan tujuan utama untuk menciptakan SDM yang ahli di suatu bidang tertentu. Sebagai contoh konkritnya, di suatu perguruan tinggi seharunya mata kuliah wajib yang dibebankan untuk setiap mahasiswa tidak terlalu banyak dan lebih memperbanya mata kuliah pilihan. Sehingga mahasiswa tidak harus mempelajari terlalu banyak mata kuliah yang mungkin tidak disukai dan diminatinya serta lebih menuntut mahasiswa memilih mata kuliah sesuai keinginannya untuk dapat dikembangkannya sendiri. Jadi, pada akhirnya nanti lulusan-lulusan dari perguruan tinggi adalah orang-orang yang mempunyai mental ahli dan berwirausaha, bakan lulusan yang siap mencari kerja.
Mungkin dari solusi yang saya tawarkan akan banyak pro dan kontra. Namun saya yakin jika sistem ini dapat dijalankan dengan baik dan tepat sasaran, maka bukan tidak mungkin akan berdampak positif pada ketenagakerjaan Indonesia. Lapangan pekerjaan akan semakin luas, karena lulusan perguruan tinggi nantinya akan mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Sehingga mampu mengurangi tingkat pengangguran yang terjadi di Indonesia yang secara tidak langsung diharapkan mampu mengelola potensi sumber daya alam Indonesia yang berlimpah.






0 komentar

Posting Komentar

Popular Posts