Label 3

Minggu, 23 Februari 2014

POTENSI DIRI

POTENSI DIRI

            Sebelum mengenali potensi diri kita alangkah baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu makan dari ptensi diri itu sendiri. Dari segi peristilahan, kata potensi berasal dari bahasa Inggris to patent yang berarti keras, kuat. Dalam pemahaman lain, kata potensi mengandung arti kekuatan, kemampuan, daya,baik yang belum maupun yang sudah terwujud, tetapi belum optimal. Sementara dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, yang dimaksud potensi adalah Pengertian potensi diri adalah kemampuan-kemampuan dan kualitas-kualitas yang dimiliki seseorang yang belum digunakan secara maksimal. Potensi diri pada dasarnya adalah kemampuan terpendam seseorang yang jika dikenali, dikembangkan, dan diaktualiasikan akan menjadi kemampuan nyata dalam kehidupan. Berbagai pengertian di atas, memberi pemahaman kepada kita bahwa potensi merupakan suatu daya yang dimiliki oleh manusia, tetapi daya tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, yang menjadi tugas berikutnya bagi manusia yang berpotensi adalah bagaimana mendayagunakan potensi tersebut untuk meraih prestasi.
            Salah satu indikator dari potensi diri seseorang adalah dengan melihat kecerdasan intelektual. Kecerdasan intelektual adalah bentuk kemampuan individu untuk berfikir,mengolah dan berrusaha untuk menguasai untuk lingkungannya secara maksimal secara terarah. Menurut Laurel Schmidt dalam bukunya Jalan pintas menjadi 7 kali lebih cerdas ( Dalam Habsari 2004 : 3) membagi kecerdasan dalam tujuh macam, antara lain adalah sebagai berikut:
  1. Kecerdasan Visual / spasial (kecerdasan gambar) : profesi yang cocok untuk tipe kecerdasan ini antra lain arsitak, seniman, designer mobil, insinyaur,designer graffis, komputer, kartunis, perancang interior dan ahli fotografi.
  2. Kecerdasan verbal / linguistik (kecerdasan Berbicara): Profesi yang cocok baagi mereka yang memiliki kecerdasan ini antara lain: pengarang atau menulis, guru, penyiar radio, pemandu acara, presenter, pengacara, penterjemah, pelawak.
  3. Kecerdasan musik: Profesi yang cocok bagi yang memiliki ini adalah peenggubah lagu, pemusik, penyaanyi, disc jokey, guru seni suara, kritikus musik, ahli terapi musik, audio mixier( pemandu suara dan bunyi).
  4. Kecerdasan logis / matematis ( Kecerdasan angka): Profesi yang cocok bagi mereka yang memiliki kecerdasan ini adalah ahli metematika ,ahli astronomi, ahli pikir, ahli forensik, ahli tata kota , penaksir kerugian asuransi, pialang saham, analis sistem komputer, ahli gempa.
  5. Kecerdasan interpersonal (cerdas diri): Profesi yang cocok bagi mereka yang memiliki kecerdasan ini adalah ulama, pendeta, guru, pedagang, resepsionis,pekerja sosial, pekerja panti asuhan, perantara dagang, pengacara, manajer konvensi, ahli melobi, manajer sumber daya manusia.
  6. Kecerdasan intrapersonal (cerdas bergaul): profesi yang cocok bagi mereka yang memiliki kecerdasan ini adalah peneliti, ahli kearsipan, ahli agama, ahli budaya, ahli purbakala, ahli etika kedokteran.
Dari keenam kecerdasan di atas menurut saya, saya memiliki potensi di bidang kecerdasan interpersonal. Hal tersebut karena saya merasa saya mempunyai kemampuan yang lebih di bidang manajerial atau kepemimpinan karena saya selalu ingin menjadi yang paling baik dari yang lain. Saya juga merasa senang dalam kegiatan berorganisasi yang menuntut saya untuk belajar memimpin dan mengatur orang lain demi kemajuan organisasi tersebut. Saya juga berharap dengan potensi yang saya miliki ini natinya dapat menjadi midal awal bagi saya untuk merintis karir yakni menjadi wirausahawan di bidang jasa yaitu jasa transportasi. Saya akan menggunakan potensi yang saya miliki untuk mengatur pegawai-pegawai saya agar mereka dapat bekerja dengan maksimal.
Oleh karena itu saya juga akan terus berusaha mengembangkan potensi diri yang saya miliki ini. Karena pada dasarnya potensi perlu didayagunakan. Ibarat dalam memproduksi barang, potensi berperan seperti bahan mentah yang masih memerlukan pengolahan lebih lanjut untuk menghasilkan barang yang siap pakai. Agar membuahkan prestasi, potensi haruis diasah dan dilatih secara terarah dan berkesinambungan. Potensi tersebut akan saya kembangkan melalui berbagai cara salah satunya adalah melalui kegiatan berorganisasi. Karena dalam berorganisasi kita dilatih berbagai hal seperti tanggungjawab, kerja sama, dll. Saya juga akan melakukan hal-hal ini untuk mengembangkan potensi yang saya miliki, antara lain:
·      Menekuni bidang apa saja yang kita senangi.
Dalam hal ini saya akan mencoba untuk selalu menekuni apapun hal yang saya senangi dan nantinya dapat menambah dan mengembangkan potensi diri saya. Misalnya dalam berorganisasi saya akan selalu tekun dan menyelesaikan segala pekerjaan yang menjadi tanggung jawab saya.
·      Bertanya kepada orang terdekat.
Hal ini saya lakukan untuk bertanya kepada teman dekat maupun kakak tingkat yang mungkin sudah berpengalaman. Hal ini saya lakukan untuk mengetahui di mana letak kelebihan dan potensi diri saya yang dapat saya kembangkan nantinya.
·      Mencoba hal-hal baru.
Dalam hidup, seseorang alangkah baiknya memiliki tidak hanya satu potensi diri melainkan banyak potensi diri. Oleh karena itu untuk mendapat potensi diri kita harus berani untuk mencoba hal-hal baru yang mungkin belum kita ketahui sebelumnya. Maka dari itu saya akan berusaha untuk mencoba hal baru, misalnya saya tidak begitu berminat olahraga tapi saya akan mencoba untuk berolahraga.
·      Banyak membaca, melihat dan merasakan.
Membaca merupakan kebutuhan bagi setiap orang khususnya mahasiswa dengan membaca kita akan meperoleh banyak pengetahuan dan wawasan. Oleh karena itu saya akan mengembangkan potensi diri saya dengan salah satu caranya adalah membaca, terutama yang berkaitan dengan manajerial dan kewirausahaan. Selain membaca saya juga akan melihat, baik itu melalui televisi maupun melihat secara langsung orang-orang yang telah mencapai kesuksesan. Hal yang tak kalah penting adalah merasakan atau mempraktekan. Dalam hal ini mungkin saya belum mampu mempraktekan secara langsung dalam suatu perusahaan. Tapi setidaknya kita sudah berlatih untuk memanage diri kita sendiri dan organisasi.
Jadi pada hakikatnya, Potensi diri itu harus digali, sama seperti minyak bumi. Tidak ada minyak yang berada di atas tanah. Kita harus mencari lokasi yang tepat untuk menggali minyak. Kedalamannya pun tidak selalu sama. Ada yang cepat ditemukan, ada juga yang perlu menggali lama karena minyaknya ada jauh di kedalaman. Tidak ada manusia yang lahir ke dunia langsung menjadi ahli di bidang tertentu. Semua harus diraih dengan proses. Jika anda sudah tahu potensi diri anda, itulah modal kesuksesan. Jika anda bisa mengembangkan potensi anda menjadi prestasi, kesuksesan sudah menanti.


Daftar Pustaka:
Abidin, Zaenal. 2012.  Potensi diri dan macam-macamnya. Diperoleh dari  http://za-enal.blogspot.com pada 23 April 2013
Triagung. 2012.  Potensi Diri. Diperoleh dari http://triagung86.wordpress.com pada 23 April 2013
Yenikurniawati. 2012. Pengertian Potensi. Diperoleh dari http://petensidiri.blogspot.com pada 23 April 2013




0 komentar

Posting Komentar

Popular Posts