Label 3

Sabtu, 22 Februari 2014

LATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

LATIHAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA

v  Latihan                        : Dimaksudkan untuk memperbaiki penguasaan berbagai keterampilan dan teknik pelaksanaan kerja tertentu, terinci dan rutin. Latihan menyiapkan SDM untuk melakukan pekerjaan sekarang.
v  Pengembangan            : Dimaksudkan untuk memperbaiki dan meningkatkan pengetahuan, kemampuan, sikap dan sifat-sifat kepribadian.
v  Manfaat Latihan dan Pengembangan
·      Mengurangi perputaran pegawai
·      membuat pegawai lebih produktif
·      Membantu menghindarkan diri dari keusangan
·      Melakukan pekerjaan lebih baik
v  Tujuan Latihan dan Pengembangan
·      Memperbaiki kinerja
·      Memutakhirkan keahlian karyawan
·      Mengurangi waktu belajar bagi pegawai baru
·      Membantu memecahkan masalah operasional
·      Mempersiapkan karyawan untuk promosi
·      Memenuhi kebutuhan-kebutuhan pertumbuhan pribadi
v  Tahap-tahap Pelatihan
1.    Penialaian kebutuhan pelatihan
Untuk mengumpulkan informasi tentang perlu tidaknya dilakukan program pelatihan.
2.    Pengembangan Program pelatihan
Bertujuan untuk merancang lingkungan pelatihan dan metode-metode pelatihan yang dibutuhkan, guna mencapai tujuan pelatihan yang dilaksanakan
3.    Evaluasi program pelatihan
Bertujuan untuk menguji dan menilai apakah program pelatihan yang telah dijalani secara efektif mampu mencapai tujuan yang telah ditetapkan
v  Teknik Pelatihan dan Pengembangan
Program ini dirancang untuk meningkatkan prestasi kerja, mengurangi absensi dan perputaran serta memperbaiki kepuasan kerja. Ada 2 program latihan dan pengembangan:
1.      On the job training
Program pelatihan di mana instruktur/ pelatih itu dilakukan oleh atasan langsung atau pegawai yang ahli di bidang itu. Dilakukan dengan cara:
a.    Rotasi Jabatan
Memberikan departemen-departemen pada organisasi dan praktek bagaimana praktek-praktek dari jabatan tersebut
b.   Latihan Instruksi Pekerjaan
Petunjuk-petunjuk diberikan secara langsung pada pekerjaan yang dilaksanakan karyawan pada saat sekarang
c.    Magang
Proses belajar dari seseorang atau beberapa orang yang lebih berpengalaman
d.   Coaching
Atasan atau pimpinan memberikan bimbingan/ pengarahan kepada karyawan dalam pelaksanaan kerja rutin mereka. Hubungan antara karyawan dan atasan tadi serupa dengan hubungan tutor dan mahasiswa
e.    Penugasan sementara
Yaitu penempatan karyawan pada posisi-posisi manajerial atau sebagai anggota panitian tertentu untuk jangka waktu yang ditetapkan, dalam hal ini karayawan terlibat dalam pengambilan keputusan dan pemecahan masalah organisasional yang riil.

2.      Off the job training
Program pelatihan yang dilakukan dengan mendatangkan instruktur-instruktur ahli di bidangnya dari luar instansi. Dilakukan dengan cara:
a.    Metode studi kasus
Membuat/ mengajarkan dalam hal pengambilan keputusan
b.   Role playing
Teknik ini merupakan sarana yang memungkinkan para karyawan untuk memainkan peran yang berbeda-beda. Peserta ditugaskan untuk memerankan individu yang digambarkan dalam satu episode dan diminta untuk menanggapi para peserta lain yang berbeda perannya, dalam hal ini tidak ada naskah tertulis yang mengatur para pelaku
c.    Business game/ business management game
Simulasi pengambilan keputusan skala kecil yang dibuat sesuai dengan situasi kehidupan bisnis nyata. Permainan ini disusun dengan aturan-aturan tertentu yang diperoleh dari teori-teori ekonomi/ studi operasi-operasi bisnis secara rinci
d.   Vestibule training
Pelatihan dilaksanakan bukan oleh atasan tetapi oleh pelatih-pelatih khusus dan area/ tempat itu terpisah akan tetapi peralatan yang digunakan seperti yang digunakan sebenarnya
e.    Latihan laboratorium
Teknik ini adalah bentuk latihan kelompok yang terutama digunakan untuk menggambarkan keterampilan-keterampilan antar pribadi salah satu bentuk latihan laboratorium yang terkenal adalah latihan sensitivitas di mana peserta belajar menjadi lebih sensitif atau peka terhadap perasaan orang lain/ lingkungan
f.    Program pengembangan eksekutif
Program ini biasa dilakukan oleh lembaga-lembaga pendidikan tinggi organisasi bisa mengirimkan para karyawan untuk mengikuti paket-paket yang ditawarkan atau bekerjasama dengan lembaga pendidikan untuk menyelenggarakan secara khusus dalam bentuk penataran atau diklat yang lain
v  Pemutusan Hubungan Kerja
Istilah pemutusan hubungan kerja sinonim dengan pemberhentian (sparation). Artinya pengembalian karyawan ke masyarakat, dan perusahaan bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tertentu akibat dilakukan tindakan tersebut. Selain itu perusahaan menjamin agar karyawan yang dikembalikan ke masyarakat harus berada dalam kondisi sebaik mungkin.
v  PHK terjadi karena salah satu pihak merasa rugi bilamana hubungan kerja tersebut dilanjutkan. Alasannya adalah:
1.      Undang-undang
Menyebutkan bahwa karyawan diberhentikan dari pekerjaan, karena:
·         Masih di bawah umur
·         Perusahaan tidak boleh menggunakan karyawan asing
·         Karyawan terlibat dalam organisasi terlarang
2.      Keinginan Perusahaan
Perusahaan memberhentikan karyawannya karena:
·         Karyawan tidak produktif
·         Karyawan tidak disiplin
·         Karyawan Melanggar peraturan
·         Karyawan melakukan tindakan amoral, dll
3.      Keinginan Karyawan
yaitu dengan cara mengajukan permohonan berhenti kepada perusahaan tersebut (resign)
4.      Pensiun
Pemberhentian karyawan atas kehendak perusahaan/ UU
5.      Kontrak kerja habis
Pemberhentian karyawan berdasarkan konrak yang telah disepakati
6.      Meninggal dunia
7.      Perusahaan dilikuidasi
v  Proses Pemberhentian harus sesuai dengan prosedur, yaitu
1.      Musyawarah karyawan dengan pimpinan perusahaan
2.      Musyawarah seluruh karyawan dengan perusahaan
3.      Pemutusan berdasarkan keputusan pengadilan


0 komentar

Posting Komentar

Popular Posts